Nyai Gowok



Dalam tradisi masyarakat Jawa tempo dulu, seorang remaja lelaki yang sudah disunat akan menjalani beberapa prosesi Salah satunya adalah nyantrik pada seorang gowok Gowok adalah perempuan yang akan mendidik remaja lelaki agar mengenal tentang seluk beluk tubuh perempuan.Konon, sebelum sampai di Jawa, gowok adalah tradisi dari istana di Tiongkok Di Jawa, seorang wanita bernama Goo Wook Niang lah yang mula mula memperkenalkan cara mendidik remaja lelaki yang akan beranjak dewasa dengan diajak tinggal di rumahnya Karena lidah orang Jawa sulit untuk melafalkan nama Goo Wook Niang, ahirnya mereka menemukan istilah yang mudah diingat, yaitu gowok.Bagus sasongko, seorang remaja lelaki yang baru saja disunat, anak seorang wedana di Randu Pitu, akan diserahkan pada Nyai Lindri Seorang gowok Melalui wanita inilah, Bagus Sasongko akan dididik menjadi lelaki dewasa.Perjalanan Bagus sasongko bersama Nyai Lindri membawa keduanya pada hubungan yang unik, penuh kasih, juga intrik yang datang dari seorang lelaki teman ayah Bagus Sasongko Laki laki yang sangat menginginkan Nyai Lindri.Sebuah novel yang memotret budaya Jawa tempo dulu Selamat membaca Free Download [ Nyai Gowok ] By [ Budi Sardjono ] For Kindle ePUB or eBook – e17streets4all.co.ukNyai Gowok

Is a well-known author, some of his books are a fascination for readers like in the Nyai Gowok book, this is one of the most wanted Budi Sardjono author readers around the world.

Free Read [ Nyai Gowok   ] author [ Budi Sardjono ]  For Kindle ePUB or eBook – e17streets4all.co.uk
  • Paperback
  • 332 pages
  • Nyai Gowok
  • Budi Sardjono
  • Indonesian
  • 21 August 2018

10 thoughts on “Nyai Gowok

  1. says:

    Sebelumnya, saya infokan bahwa novel ini mengingatkan saya akan film Jan Dara yang dibintangi oleh Mario Maurer Tokoh utamanya sama sama lugu, dan temanya pun sama, erotis historis Jadi, saat membaca Nyai Gowok, yang tervisualisasi di benak saya justru Mario Maurer sebagai Bagus Sasongko dan ibu tiri Jan Dara yang awet muda dan bening banget itu sebagai Nyai Gowok Now, let s take a look my review Membaca tagline novel yang terasa menggigit dan amat mengundang selera selera baca tentu saja , Sebelumnya, saya infokan bahwa novel ini mengingatkan saya akan film Jan Dara yang dibintangi oleh Mario Maurer Tokoh utamanya sama sama lugu, dan temanya pun sama, erotis historis Jadi, saat membaca Nyai Gowok, yan...

  2. says:

    Nyai Gowok Novel Kamasutra dari Jawa Seandainya saja judul novel ini Nyai Gowok tanpa embel2 Kamasutra mungkin rating rata2 bisa lebih tinggi Banyak reviewer yang merasa ekspektasi mereka tidak terpenuhi karena unsur Kamasutra nya kurang terasa bahkan tidak ada sama sekali Beberapa berharap seisi buku adalah teknik bercinta, tips ramuan tahan lama, atau rayuan2 asmara Sebenarnya tema itu ada tetapi memang sebagai pelengkap saja Garis besar cerita adalah kehidupan seorang Gowok dan anak Nyai Gowok Novel Kamasutra dari Jawa Seandainya saja judul novel i...

  3. says:

    Novel ini banyak sekali ilmu tersuratnya, terutama mengenai Kamasutra dan beberapa ramuan yang baik untuk menguatkan juga menjaga kelaki lakian Bagus Sasongko yang polos namun cerdas, terkadang konyol Nyai Lindri juga demikian Tetapi, mungkin begitulah jalan pikiran orang orang di masa itu.Tetapi, saya malah menemukan hal lain Mengenai tokoh anak kelas V Sekolah Rakyat yang bernama Budi Sarjono, seperti nama penulis buku in...

  4. says:

    Love this oneee..Suka banget sama isi novel ini Blurbnya memang agak agak memancing ke mikir yang enggak enggak sih dan saya sempat nggak mau baca ini karena mikir ini isinya 17 Tapiiiiii TAPIII, ternyata isinya nggak seperti yang saya bayangkan.Isinya benar benar bagus, mengajarkan mengenai hakikat hubungan antara suami istri Bagaimana keduanya bisa saling membahagiakan, bukan hanya mengumbar nafsu Adegan plus plus yang saya kira bakal bertebaran, ternyata dibantah dan penggambaran Love this oneee..Suka banget sama isi novel ini Blurbnya memang agak agak memancing ke mikir yang enggak enggak sih dan saya sempat nggak mau baca ini karena mikir ini isinya 17 Tapiiiiii TAPIII, ternyata isinya nggak seperti yang saya bayangkan.Isinya benar benar bagus, mengajarkan mengenai hakikat hubungan antara suami istri Bagaimana keduanya bisa saling membahagiakan, bukan hanya mengumbar nafsu Adegan plus plus yang saya kira bakal bertebaran, ternyata dibantah dan penggambarannya sangat halus, sampai saya sendiri bingung ini lagi ngapain sih mereka.Saya suka bagaimana Nyai Lindri mengajarkan Bagus sebagai Lelananging Jagad Bagaimana cara membahagiakan wanita, tidak grusa grusu di tempat tidur, memperlakukan wanita dengan lembut, dan mencukupi lahir batinnya Saya rasa, novel ini layak dibaca untuk siapa pun yang sudah dalam masa puber, sebagai pembelajaran, bahwa pernikahan bukan hanya seka...

  5. says:

    wanita paling senang jika disentuh dengan lembut Pelan pelan, tidak usah tergesa gesa, hlm 310 Dari judulnya plus subjudulnya yang agak provokatif sekaligus memancing rasa penasaran, novel ini memang menghadirkan banyak cerita sekaligus pelajaran tentang urusan ranjang, terutama pengetahuan yang penting diketahui oleh seorang laki laki tentang seluk beluk seksualitas perempuan Bersetting kota Temanggung tahun 1955, Nyai Gowok mengisahkan tentang pengalaman seorang remaja laki laki b wanita paling senang jika disentuh dengan lembut Pelan pelan, tidak usah tergesa gesa, hlm 310 Dari judulnya plus subjudulnya yang agak provokatif sekaligus memancing rasa penasaran, novel ini memang menghadirkan banyak cerita sekaligus pelajaran tentang urusan ranjang, terutama pengetahuan yang penting diketahui oleh seorang laki laki tentang seluk beluk seksualitas perempuan Bersetting kota Temanggung tahun 1955, Nyai Gowok mengisahkan tentang pengalaman seorang remaja laki laki bernama Bagus Sasongko, putra seorang wedana di Randu Pitu yang nyantrik di rumah Nyai Gowok selama beberapa minggu Konon, dalam tradisi Jawa tempo d...

  6. says:

    i think is defferent

  7. says:

    Sebagai keturunan Jawa yang tidak banyak tahu tentang sejarah dan terutama kebudayaaan Jawa, latar belakang buku ini sangat menarik bagi saya Sayangnya beberapa fakta dan atau legenda berbau sejarah yang dibubuhkan di dalam buku ini kesannya hanya seperti tempelan saja, kalau bukan sambil lalu Mungkin karena saya sudah berharap terlalu banyak saat membaca sinopsisnya Plot utamanya justru kalah menarik bila dibandingkan dengan cerita cerita epik yang dtuturkan para tokoh dalam buku ini...

  8. says:

    This review has been hidden because it contains spoilers To view it, click here Sungguh novel yang dibuat asal asalan Menurut saya Setidaknya sampai sejauh ini begitu.Niatnya mengangkat cerita budaya Jawa tempo dulu memang bagus Tapi entah kenapa saya merasa novel ini dibuat tanpa riset yang cukup mengenai budaya masa lampau tanah Jawa ataupun Indonesia Penulisan naskah pun cukup mengganggu, mulai dari penulisan Oh menjadi Ouh. lalu penulisan isi hati tokoh yang panjang namun tidak jelas maksudnya apa Dan jalan cerita yang membosankan.Terlalu wah k...

  9. says:

    bagus tapi sedikit kurang provokatif.

  10. says:

    Cukup menghibur dan lumayan menarik Enak dibaca, ringan, dan membuat pembaca membayangkan setting jawa pada masa tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *