Sepotong Senja untuk Pacarku



Kisah Cinta Sukab Yang Mengirimkan Sekerat Senja Dalam Amplop Untuk Alina, Pujaan Hatinya, Namun Baru Sampai Sepuluh Tahun Kemudian, Menjadi Kisah Utama Dalam Kumpulan Cerpen Tentang Senja Yang Sangat Populer Ini Setelah Satu Dekade Berlalu, Keindahan Senja Yang Diabadikan Seno Ternyata Banyak Dijadikan Bagian Dari Surat Cinta Untuk Memenangkan Hati Para Gadis Di Dunia Nyata Dalam Cerpen Lainnya, Senja Tampil Dalam Komposisi, Menjadi Pengikat Kisah Kisah Renungan Tentang Kehidupan Kumpulan Cerpen Ini Tampil Baru Dengan Bonus Tiga Cerpen Tambahan Yang Diambil Dari Buku Seno Gumira Ajidarma Yang Lain, Linguae Tak Lupa, Ada Lembaran Surat Cinta Yang Bisa Langsung Dikirim Untuk Kekasih Hati Berkolaborasi Dengan Eddy Suhardy Sebagai Penulis Bahasa Tempo Dulu Dan Mansyur Mas Ud Sebagai Pegrafis Cukilan KayuSepotong Senja untuk Pacarku

Seno Gumira Ajidarma is a writer, photographer, and also a film critic He writes short stories, novel, even comic book.He has won numerous national and regional awards as a short story writer Also a journalist, he serves as editor of the popular weekly illustrated magazine Jakarta Jakarta His piece in this issue is an excerpt from his novel Jazz, Parfum dan Insiden , published by Yayasan Bentang Budaya in 1996.Mailing list Seno Gumira fans

[Read] ➪ Sepotong Senja untuk Pacarku Author Seno Gumira Ajidarma – E17streets4all.co.uk
  • Paperback
  • 220 pages
  • Sepotong Senja untuk Pacarku
  • Seno Gumira Ajidarma
  • Indonesian
  • 01 March 2019
  • 9796865009

10 thoughts on “Sepotong Senja untuk Pacarku

  1. says:

    Inilah buku tentang seorang pemuja senja yang nekat memotong senja sebesar kartu pos untuk dikirimkan pada pacarnya.Kalau saya jadi Alina, perempuan yang dikirimi kartu pos senja itu, saya akan bilang tidak, terima kasih Senja punya makna berbeda untuk setiap orang Jangan mengambilnya walau cuma sepotong, atas nama cinta Itu egois namanya Inilah buku tentang seorang pemuja senja yang nekat memotong senja sebesar kartu pos untuk dikirimkan pada pacarnya.Kalau saya jadi Alina, perempuan yang dikirimi kartu pos senja itu, saya akan bilang tidak, terima kasih Senja punya makna berbeda untuk setiap orang Jangan mengambilnya walau cuma sepotong, atas nama cinta Itu egois namanya

  2. says:

    ini adalah buku seno yg sangat saya sukai sebenarnya saya tidak pernah menyukai senja, karena seperti ada perasaan kehilangan saat saya melihatnya Tapi, perlahan seno telah mengubah anggapan saya..

  3. says:

    3.5 SGA kuat di ide surealis yang dikembangkan dari hal hal yang kadang cenderung dihindari orang karena takut kena isu klise macam surat cinta buat pacar, lalu ide sepotong senja untuk pacarku itu menurut saya diambil dari frase klise yang sama dan sangat gombal yang sering kita jumpai dalam dialog roman picisan macam, kasih, kan kupersembahkan bulan ke hadapanmu sejauh saya membaca beberapa cerpen SGA yang baru sedikit sebenarnya hehehehe, namanya juga pembaca amatir , saya melihat 3.5 SGA kuat di ide surealis yang dikembangkan dari hal hal yang kadang cenderung dihindari orang karena takut kena isu klise macam surat cinta buat pacar, lalu ide sepotong senja untuk pacarku itu menurut saya diambil dari frase klise yang sama dan sangat gombal yang sering kita jumpai dalam dialog roman picisan macam, kasih, kan kupersembahkan bulan ke hadapanmu sejauh saya membaca beberapa cerpen SGA yang baru sedikit sebenarnya hehehehe, namanya juga pembaca amatir , saya melihat kecenderungan itu pembelokan ide secara surealis karena memang ciri generasi putu dkk tapi surealisme absurditas saya sampai sekarang sulit membedakan dua pemahaman ini ini seringkali tidak terjadi secara alur, plot atau kisah, hanya pada detil yang menjadi starter bagi SGA mengembangkan cerita alurnya sih realis realis saja, ya macam cerpen senja itu.dan menariknya, kecenderungan SGA mengolah ide klise ini yang kemudian membuat kita lebih shock membacanya ah, iya ya ada ide semacam ini ide itu sesungguhnya ada di sebelah kanan kiri kita, yang sesungguhnya juga bisa terpikir tapi kan nyatanya ngga maka dari itu, bikin gemes hahaha bilang saja iri

  4. says:

    seorang teman pernah berkata padaku,senja, bagiku,adalah seperti seorang pengembara tua yang bercerita di matanya, semua kehidupan bermuara setiap hari yang berakhir adalah seperti kisah yang tergelung, lelah dan jauh namun penuh dan indah..sepotong senja bagi pacarku, adalah sepotong keindahan yang kucuri dari penulisnya kuselipkan diam diam dan rapi dalam lipatan ingatanku setiap kali ketika senja jatuh dan berlalu dalam deru hidupku..

  5. says:

    Kukirimkan sepotong senja untukmu Alina, bukan kata kata cinta Kukirimkan padamu sepotong senja yang lembut dengan langit kemerah merahan yang nyata dan betul betul ada dalam keadaan yang sama seperti ketika aku mengambilnya saat matahari hampir tenggelam di balik cakrawala.

  6. says:

    Ada 13 Cerita Pendek Cerpen dalam buku ini.Semuanya manis dan membawa kita kepada perasaan sentimentil dan berimajinasi Seno memiliki gaya penulisannya sendiri Meski menulis soal cinta tetapi tidak klasik Bahkan menulis hal hal sentimentil sekali pun seperti dalam buku ini, tidak ada gambaran cengeng dalam ceritanya justru ketegaran Aku suka pilihan kata katanya diksi.Permainan kata katanya malah tidak membuat jenuh.Membaca cerita cerita dalam buku ini membuat santai.

  7. says:

    Baca ini sambil kekenyangan mbayangin senja Senja di kotamu Senja di pantai Senja di kartu pos Senja di spion Senja di puncak himalaya Senja terakhir manusia Review lengkap menyusul.

  8. says:

    Siapa yang tidak suka senja Pertanyaan retoris itulah yang menjadi landasan mengapa Seno Gumira Ajidarma senang menulis tentang senja Tetapi tentu saja cerita tentang senja akan terdengar klise dan kering jika tidak diiringi dengan kemampuan bercerita yang baik Favorit saya dalam kumcer ini tentu saja Trilogi Alina Cerpen Sepotong Senja untuk Pacarku adalah cerpen yang telah saya baca berulang kali Pernah saya bacakan pula di depan pacar saya yang berbeda, terdahulu dan sekarang p Mainstrea Siapa yang tidak suka senja Pertanyaan retoris itulah yang menjadi landasan mengapa Seno Gumira Ajidarma senang menulis tentang senja Tetapi tentu saja cerita tentang senja akan terdengar klise dan kering jika tidak diiringi dengan kemampuan bercerita yang baik Favorit saya dalam kumcer ini tentu saja Trilogi Alina Cerpen Sepotong Senja untuk Pacarku adalah cerpen yang telah saya baca berulang kali Pernah saya bacakan pula di depan pacar saya yang berbeda, terdahulu dan sekarang p Mainstream memang kalo mengidolakan penulis yang satu ini Bayangkan jika satu buku berisi tentang senja melulu, tentu akan menjemukan, tetapi dalam kumpulan cerita ini, senja bisa menjadi apa saja Itulah hebatnya Senja seperti halnya hujan, bisa menjadi bukti cinta seorang lelaki kepada seorang perempuan dalam Senja, Hujan dan Cinta Senja yang sempurna di kota di mana pelangi tidak pernah memudar juga bisa menjadi penanda akan hadirnya Peselancar Agung yang ditunggu sebagian besar orang Senja bahkan bisa berubah menjadi hitam putih di mata seorang pria yang mengalami peristiwa aneh, dia menyadari lenyapnya semua kosakata tentang warna dan hanya menyisakan warna hitam dan putih di saat semua orang menganggap itu sesuatu yang lumrah dalam Senja Hitam Putih.Oya satu hal lagi, senja dalam cerita cerita Seno bukan hanya terasa begitu puitis dan romantis tetapi menjadi alegori bagi kehidupan manusia yang terlihat indah namun sementara

  9. says:

    Saya membayangkan bagaimana kemudian seorang Seno Gumira Ajidarma membuat sebuah komposisi cerita dalam sebuah buku yang kemudian mengambil topik sebuah senja pada awal tahun 2000 Bagaimana kemudian senja yang bisa jadi sering sekali orang lihat ternyata menjadi demikian berbeda ketika itu dilihat oleh seorang penulis macam SGA Sebagai pembaca yang menggemari karya karya beliau sejak lama, saya menyadari bahwa karya ini termasuk salah satu yang saya baru baca Alasan di balik itu banyak sekali Saya membayangkan bagaimana kemudian seorang Seno Gumira Ajidarma membuat sebuah komposisi cerita dalam sebuah buku yang kemudian mengambil topik sebuah senja pada awal tahun 2000 Bagaimana kemudian senja yang bisa jadi sering sekali orang lihat ternyata menjadi demikian berbeda ketika itu dilihat oleh seorang penulis macam SGA Sebagai pembaca yang menggemari karya karya beliau sejak lama, saya menyadari bahwa karya ini termasuk salah satu yang saya baru baca Alasan di balik itu banyak sekali, ah tapi yang penting sudah baca dan saya bangga Salah satu masterpiece ini memang layak dikoleksi dan terus dibaca berulang

  10. says:

    Roman sureal yang berkutat disekitar cahaya kemerahan senja Membaca buku ini serasa mendengar Gabriel Garcia Marquez dan Haruki Murakami saling berdongeng Absurditas yang dibungkus dalam romantika.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *